Advertisement

Responsive Advertisement

20 Juni 2011

Tentang suatu hal yang selalu menjadi pertanyaanku sejak duduk di bangku madrasah aliyah, pencapaian pengetahuan? Apakah benar pengetahuan itu mempunyai strata-strata yang harus ditempuhi? Ijazah? Sesuatu yang abstrak dan absurd. Bukankah karena strata-strata itu nilai pengetahuan jadi terlempar jauh dari pendidikan. Pendidikan jadi komoditas yang diperjualbelikan. Dan yang paling dicari adalah ijazah.

Kenapa belajar jadi terasa sangat kapitalis, harus punya uang, punya waktu, punya ini itu banyak hal. Aku benar-benar tak memahami. Keresahan ini bertahun tak pernah terjawab. Catatan ini pun hanya ledakan pertanyaan yang aku pesimis akan ada yang menjawabnya dan membuatku puas.

Hari ini semua jadi terasa semakin membosankan. Jalan pendidikan yang aku lalui semakin tidak tentu arah. Aku ingin belajar banyak hal, ini itu segalanya, dan aku belum mau belajar yang ini, sekarang, di sini. Tapi kaki tak berdaya, dikejar aturan dunia yang makin kapitalis... Ya ijazah, lagi-lagi ijazah.

Posting Komentar

0 Komentar